Fakta Tentang Blogger





1.   Istilah Blog aslinya adalah singkatan dari web-log, alias catatan kejadian yang disimpan di web. Dulu orang-orang membuat catatan harian di buku. Bahkan beberapa orang sampai saat ini juga masih membuat catatan harian konvensional tersebut. Namun pada tahun akhir tahun 90-an, berkembang situs yang membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menyimpan catatan mengenai apa pun dengan gratis. Berkembanglah istilah web log yang kemudian lebih trendy disingkat blog.
2.   Transisi perubahan web log menjadi blog berlangsung sebagai berikut : Web log -> weblog -> we blog, yang pada awalnya hanya candaan atau ‘slank’isasi yang dilakukan oleh Peter Merholz.
3.   Menurut data yang dikumpulkan oleh NM Incite, pada Oktober 2006 tercatat lebih dari 35 juta blog di internet, dan pada Oktober 2011 telah tercatat sebanyak 173 juta blog. Sedangkan pada akhir 2011, jumlahnya menjadi lebih dari 181 juta blog.
4.   Menurut data Sysomos.com, Amerika Serikat berada di peringkat 1 sebagai Negara dengan populasi blogger terbesar dengan 29.22% populasi blogger dunia berada di sana. Peringkat kedua dan ketiga berturut-turut dipegang oleh UK dengan angka 6.75%, dan Jepang dengan angka 4.88%. India berada di peringkat ke 12 (2.14%), dan Malaysia berada di peringkat ke 14 (1.7%). Di Indonesia sendiri, ada sekitar 5 juta blogger yang berarti kurang lebih 0.02% dari populasi blogger dunia.
5.   Dengan angka prosentase di atas, berarti ada 50,5 juta lebih blogger di Amerika Serikat yang berarti 0.17% dari penduduk Amerika Serikat adalah blogger. Sedangkan di Indonesia sendiri, angka 5 juta blogger berarti baru 0.02% penduduk Indonesia yang menulis di blog.
6.   Kegiatan blogging telah membuat suatu model penyebaran informasi baru yang dikenal dengan istilah citizen journalism. Saat ini, bukan hanya wartawan professional yang berhak dan bisa menyebarkan informasi. Bahkan anak sekolah yang duduk di bangku SMP pun bisa menjadi jurnalis dengan melaporkan hal-hal dan menyebarkan informasi di internet melalui blog.
Mulutmu harimaumu. Demikian juga, tulisanmu harimaumu. Orang-orang telah dituntut karena tulisan mereka di blog maupun social media lainnya yang bernada mengkritik. Padahal, dengan cara yang sama orang-orang pun telah lama mengajukan kritik dan complain melalui media massa lainnya seperti rubric surat pembaca di surat kabar. Tapi jarang sekali kita mendengar tuntutan sebuah institusi atas complain atau kritik pelanggan yang diajukan melalui surat pembaca di surat kabar.
blog-budiman.blogspot.com. Powered by Blogger.